Tahap Pembuatan Skenario Film (1)

Tahap pembuatan skenario film merupakan proses paling awal dalam produksi sebuah film.

Sebelum lebih jauh, saya jelaskan bahwa isi dalam artikel ini berasal dari Pelatihan Penulisan Naskah Film yang diadakan Universitas Bandar Lampung (UBL) pada 26 November 2008. Adapun, pemateri dalam Pelatihan Penulisan Naskah Film tersebut adalah Jujur Prananto.

Mengawali tahap pembuatan skenario film, hal terpenting utama adalah adanya ide atau gagasan. Ide bisa berasal dari penulis skenario, sutradara, produser, atau lembaga.

Ide sebagai awal pembuatan skenario bisa juga berasal dari diskusi, antara penulis skenario, sutradara, dan produser. Sistem tiga pihak itu disebut juga Triangle System. Penjelasan tentang Triangle System bisa dibaca di Membuat Skenario Film, Sekilas Tentang Triangle System.

Setelah ide atau gagasan terbentuk, tahap pertama pembuatan skenario film adalah menjelaskan ide dalam beberapa kalimat.

Menurut Jujur Prananto, ide yang baik bertolak dari premis tertentu.

Usai ide tertuang dalam kalimat, tahap selanjutnya adalah mengembangkan ide menjadi sebuah sinopsis.

Sinopsis sudah menguraikan garis besar cerita dalam film. Jujur Prananto menerangkan, untuk film 1,5 jam, tebal sinopsis kurang lebih lima halaman sampai sepuluh halaman.

Jujur Prananto menjelaskan, sinopsis ada yang ditulis sebelum skenario dibikin. Ada juga sinopsis yang ditulis usai film selesai dibuat.

Sinopsis yang dibuat sebelum skenario berisi garis besar skenario yang akan dibuat. Sementara, sinopsis usai film dibuat, berisi garis besar isi film.

Tahap pembuatan skenario film selanjutnya adalah pembuatan karakterisasi. Yaitu, pendeskripsian secara rinci tentang masing-masing tokoh yang akan muncul dalam film.

Karakterisasi bisa dilakukan karena di dalam sinopsis, tokoh-tokoh sudah muncul.

Jujur Prananto menuturkan, deskripsi rinci tokoh, antara lain meliputi ciri-ciri fisik, usia, sifat, serta kebiasaan-kebiasaan yang menonjol.

“Misal, tokoh Salma. Ia gadis berusia 18 tahun. Siswi kelas 3 SMA. Mandiri, lembut, jarang marah, introvert. Sangat hati-hati dalam mengambil keputusan,” kata Jujur Prananto.

Selain tiga tahap di atas, tahap pembuatan skenario film masih menyisakan dua tahap lagi. Dua tahap tersebut akan dijelaskan dalam Tahap Pembuatan Skenario Film (2).

Tahap pembuatan skenario film

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *